Lucy 2014 (In Memory)

Lucy

Membaca judulnya saja aku tidak tertarik untuk menonton film ini. Lucy, itulah Judulnya. Aku menganggap bahwa film tersebut hanyalah film drama biasa. Tapi, tanpa sengaja aku membaca sinopsisnya disalah satu media pada tahun 2015. Dari sinopsis tersebut, aku tertarik dan membeli dvd filmnya.  Begitu menonton, karena memang aku senangnya menonton film bergenre action dan sci-fi, aku langsung tertarik.

Cuplikan film LUCY 2014

Dan sampai dengan sekarang, aku sudah menonton film tersebut sebanyak 4 kali. Ditambah, jaman sekarang sudah banyak situs yang menyediakan nonton film gratis. Hehehehe…. Jangan ditiru ya… Bagusnya nonton yang asli, hitung-hitung bayar pajak.  Karenanya aku tertarik menulis ulang sedikit cerita yang mengesankan.

Lucy, diperankan oleh Scarlett Johansson adalah seorang warga negara amerika yang kuliah di Taiwan.  Dia memiliki pacar seorang pengedar narkoba. Suatu hari, dia ditipu oleh pacarnya untuk mengantarkan sebuah koper tertutup kepada gangster korea bernama Tuang Jang. Ternyata isi koper tersebut adalah narkoba jenis baru yang sangat berharga, yaitu CPH4 yang dapat meningkatkan kapasitas otak penggunanya.

Setelah melalui action yang dramatis, akhirnya Lucy ditawari untuk mengantar narkoba tersebut ke beberapa negara dengan 3 orang lainnya.  Dia menolak tapi dipaksa.  Tanpa sepengetahuannya, narkoba tersebut sudah dimasukkan ke perut nya melalui operasi. Tujuannya supaya narkoba tersebut tidak terdeteksi saat di bandara.

Dengan terpaksa Dia mengantar narkoba tersebut dan dalam pengantarannya, dia ditahan oleh gangster dan ditendang diperutnya.  Narkoba yang berada diperutnya terbuka dan terserap oleh tubuhnya. Tanpa dasadari, ternyata setelah obat tersebut terserap, Dia memiliki kemampuan luar biasa. Kekuatan fisik dan mentalnya meningkat pesat. Dia mampu membaca pikiran orang dan bahkan lebih jauh mampu mengendalikan barang-barang elektronik, mengendalikan orang dan belajar apapun dengan cepat. Potensi otaknya terbuka melebihi kemampuan otak manusia normal.

Cuplikan film LUCY 2014

Adalah Profesor Samuel Norman (diperankan oleh Morgan Freeman) yang telah melakukan penelitian sepanjang hidupnya tentang kapasitas otak manusia.  Menurutnya, manusia hanya mampu menggunakan kemampuan otaknya maksimal sebesar 20%. Itupun tidak semua, hanya sebagian orang.  Tapi Lucy, dengan menggunakan narkoba yang mengandung CPH4 tanpa sengaja, mampu menggunakan otaknya sampai 40% dan bahkan terakhir mampu sampai 100%. 

Mendengar Lucy mampu menggunakan potensi otaknya diatas 20%, maka ini merupakan bukti atas tesisnya selama ini. Dan sang profesor akhirnya bertemu dengan Lucy.

Semua narkoba yang dikirim ke Eropa diambil olehnya. Dan pastinya, sang pemilik, Tuang Jang tidak tinggal diam. Dan Tuang Jang akhirnya mengejar Lucy. Tapi, dengan kemampuannya, Dia dibantu oleh Policy Eropa dapat dengan mudah mengambil seluruh obat yang ada.

Akhirnya, bertemulah Lucy dengan Profesor dan meminta profesor bersama timnya untuk menyuntikkan sisa obat yang ada sampai potensi otaknya mencapai 100%. Dengan potensi otak hampir 100% saja, Dia dapat menghentikan waktu, kembali kemasa lalu dan menuju masa depan dengan mudah. Puncaknya, Lucy, yang sudah berada dimana-mana dengan kemampuan potensi otak 100% memberikan sebuah flashdisk berisi seluruh kemampuannya kepada Sang Professor. 

Tentunya banyak aksi-aksi yang memukau di film ini. Termasuk bagaimana Lucy bisa memilah frekuensi telpon dan mendengarnya di radio. Dan masuh banyak lagi aksi-aksi yang belum saya ceritakan disini.  Hasil akhir, menurut saya film ini layak ditonton bersama keluarga. Karena banyak pelajaran yang dapat diambil.

Namun sayangnya, film ini tidak berkelanjutan. Harapanku ada Lucy 2 yang menceritakan dan mengupas isi flashdisk yang diberikan kepada sang professor.

Yuk….. baca artikel lainnya disini. Thanks. 

Tinggalkan Balasan