Propinsi Gorontalo: Sejarah Terbentuknya

Propinsi Gorontalo

Propinsi Gorontalo. Gorontalo merupakan salah satu propinsi di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Merupakan propinsi ke-32 sebagai hasil pemekaran dari Propinsi Sulawesi Utara sesuai  UU Nomor 38 Tahun 2000, tanggal 22 Desember 2000.  Ibukota Propinsi Gorontalo terletak di Kota Gorontalo (sering juga disebut Kota Hulontalo) yang memiliki beberapa julukan, seperti Bumi Serambi Madinah, Bumi Para Sastrawan, Bumi Maleo, Propinsi Agropolitan, The Hidden Paradise dan Bumi 1001 Sultan.

Sebelum kemerdekaan Republik Indonesia, rakyat Gorontalo dipelopori oleh Bpk. H. Nani Wartabone berjuang dan merdeka pada tanggal 23 Januari 1942. Selama kurang lebih dua tahun yaitu sampai tahun 1944 wilayah Gorontalo berdaulat dengan pemerintahan sendiri. Perjuangan patriotik ini menjadi tonggak kemerdekaan bangsa Indonesia dan memberi inspirasi bagi wilayah sekitar bahkan secara nasional. Oleh karena itu Bpk H. Nani Wartabone dikukuhkan oleh Pemerintah RI sebagai pahlawan perintis kemerdekaan.

Propinsi Gorontalo

Hari Kemerdekaan Gorontalo, 23 Januari 1942 dikibarkan bendera merah putih dan dinyanyikan lagu Indonesia Raya. Padahal saat itu Negara Indonesia sendiri masih merupakan mimpi kaum nasionalis. Tetapi rakyat Gorontalo telah menyatakan kemerdekaan dan menjadi bagian dari Indonesia

Selain itu pada saat pergolakan PRRI Permesta di Sulawesi Utara masyarakat wilayah Gorontalo dan sekitarnya berjuang untuk tetap menyatu dengan Negara Republik Indonesia dengan semboyan “Sekali ke Djogdja tetap ke Djogdja” sebagaimana pernah didengungkan pertama kali oleh Ayuba Wartabone di Parlemen Indonesia Timur ketika Gorontalo menjadi bagian dari Negara Indonesia Timur.

Baca juga : Propinsi Kalimantan Utara

Pembentukan propinsi ini terinspirasi dari semangat Hari Patriotik 23 Januari 1942. Selanjutnya pada tanggal dan bulan yang sama di tahun 2000, rakyat Gorontalo diwakili oleh Nelson Pomalingo ditemani Natsir Mooduto sebagai ketua P4GTR dan sejumlah aktivis mendeklarasikan berdirinya Propinsi Gorontalo yang terdiri dari Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo terlepas dari Sulawesi Utara. P4GTR  adalah Panitia Persiapan Pembentukan Propinsi Gorontalo Tomini Raya. Sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang No. 10 tahun 1964 yang isinya adalah bahwa Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo merupakan wilayah administrasi dari Propinsi Sulawesi Utara. Beberapa bulan setelahnya tepatnya tanggal 16 Februari 2001, Tursandi Alwi dilantik sebagai Penjabat Gubernur Gorontalo.

Propinsi Gorontalo secara resmi disahkan pemerintah pada tanggal 22 Desember tahun 2000 setelah melalui penetapan sidang paripurna DPR RI pada tanggal 5 Desember 2000. Namun sejak awal dibentuk hingga tahun 2015, peringatan Hari Lahir Propinsi Gorontalo diperingati setiap tanggal 16 Februari, ditandai dengan dilantiknya Tursandi Alwi sebagai penjabat Gubernur pertama pada tanggal 16 Februari tahun 2001.

Akhirnya setelah melalui perdebatan panjang, Pemerintah Propinsi Gorontalo resmi mengubah Hari Ulang Tahun Propinsi dari sebelumnya tanggal 16 Februari menjadi tanggal 5 Desember setelah disetujui oleh DPRD Propinsi Gorontalo pada sidang paripurna tanggal 19 Agustus 2015.

Tinggalkan Balasan