Propinsi Riau : Sejarah Terbentuknya

Propinsi Riau

Propinsi Riau : Sejarah Terbentuknya

PROPINSI RIAU.  Riau merupakan salah satu Propinsi di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.  Sebagai propinsi di Indonesia, pastinya memiliki sejarah dan asal usul terbentuknya, sama dengan propinsi lainnya yang ada di Indonesia.  Letak Propinsi Riau adalah di bagian tengan pantai timur Pulau Sumatera di sepanjang pesisir Selat Malaka. Termasuk kepulauan Riau yang terletak di sebelah timur Sumatera dan Selatan Singapura.  Pada tahun 2004, kepulauan ini dimekarkan menjadi propinsi tersendiri, tepatnya pada Juli 2004. 

PROPINSI RIAU.  Sampai saat ini, nama Riau masih menjadi perbincangan dan belum tau pasti dari mana asalnya. Ada 3 versi yang mengupas tentang asal muasal nama Riau, yaitu : Pertama, berasal dari kata Portugis, rio berarti sungai. Ini berdasarkan adanya ekspedisi militer Portugis menelusuri sungai Siak pada tahun 1514. Bertujuan mencari lokasi sebuah kerajaan yang diyakini ada pada kawasan tersebut.  Sekaligus mengejar pengikut Sultan Mahmud Syah yang melarikan diri setelah kejatuhan Kesultanan Malaka. Kedua, Riau berasal dari kata riahi yang berarti air laut.  Ini didasarkan pada tokoh Sinbad al-Bahar dalam kitab Seribu Satu Malam.  Ketiga,  Riau berasal dari penuturan masyarakat setempat, berasal dari kata rioh atau riuh berarti ramai, hiruk pikuk orang bekerja.

PROPINSI RIAU.  Dari ketiga versi tersebut, diyakini bahwa versi ketigalah yang lebih mendekati kebenaran. Karena rioh atau riuh berasal dari Kata Melayu yang hidup di daerah Bintan. Dan kemungkinan telah dikenal sejak Raja Kecik memindahkan pusat kerajaan Melayu  dari Johor ke Ulu Riau tahun 1719. 

PROPINSI RIAU

PROPINSI RIAU.  Negeri baru yang bernama Riau dibuka pertama kali pada September 1673 oleh Laksamana Abdul Jamil, atas perintah Sultan Johor, Abdul Jalil Syah III (1623- 1677). Pada Oktober 1722, dinobatkanlah Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah menjadi Sultan Riau pertama. 

PROPINSI RIAU.  Sang Sapurba awalnya telah merintis untuk menyatukan Kawasan Kepulauan Riau serta sebagian dari Pulau Sumatera bagian tengah sebelah timur dengan tujuan menghidupkan kembali kerajaan Melayu raya di Selat Melaka. Beliau mempersatukan Bintan daerah Kepulauan Riau dengan daerah Kuantan di belahan pulau Sumatera.  Selain itu, Raja Kecik juga berambisi mempersatukan belahan di pesisir timur Sumatera, diantaranya Siak. Namun Beliau tidak mampu bertahan dan akhisnya mundur ke Siak pada 1722.  Terakhir adalah Raja Haji Fisabilillah yang juga mencoba menyatukan daerah Kepulauan Riau dengan Inderagiri, di antaranya Pekan Lais

PROPINSI RIAU.  Pada tahun 1824, ditandatangani Penjanjian London yang membagi dareah tersebut menjadi dua wilayah, dan Riau digabung dengan Lingga.  Pada Jaman Pemerintahan Belanda, nama tersebut menjadi kepulauan Riau ditambah Pesisir Timur Sumatera, hingga jaman pendudukan Jepang.  

Di awal kemerdekaan, nama Kepulauan Riau dikenal sebagai nama kabupaten di Propinsi Sumatera  Tengah.  Pada tahun 1958, terbentuklah Propinsi Riau sehingga nama tersebut dipergunakan sebagai nama kabupaten dan nama propinsi.  Pada 1 Juli 2004, Propinsi Riau dimekarkan menjadi dua Propinsi, yaitu Riau dan Kepulauan Riau. Wilayah Provinsi Riau sebelum pemekaran meliputi Kepulauan Riau serta sebagian dari Pulau Sumatera bagian tengah sebelah timur.  Dan ada empat kerajaan Melayu yang pernah berjaya di Riau, Kerajaan Pelalawan (1530- 1879), Kerajaan Inderagiri (1658-1838), Kerajaan Siak (1723-1858) dan Kerajaan Riau- Lingga (1824-1913). 

PROPINSI RIAU.  Dalam Sidang Kabinet 09 Agustus 1957, disetujui pembentukan Propinsi Riau yang ditetapkan dengan Undang-Undang Darurat Nomor 19/1957 dan diundangkan dengan Undang-Undang Nomor 61 tahun 1958.  Menurut Undang-Undang tersebut. 

PROPINSI RIAU

PROPINSI RIAU.  Daerah Riau meliputi daratan Pulau Sumatera bagian tengah sebelah timur, Selat Melaka, dan berakhir di Kepulauan Natuna serta Anambas di Laut Cina Selatan. 

Setelah pemekaran propinsi ada 1 Juli 2004, Wilayah Propinsi Riau hanya mencakup daerah Riau daratan yang terdiri dari 10  kabupaten dan dua kota, yaitu: 

NoKabupatenIbukota
1BengkalisBengkalis
2Indragiri HilirTembilahan
3Indragiri HuluRengat
4KamparBangkinang
5Kepulauan MerantiSelatpanjang
6Kuantan SingingiTeluk Kuantan
7PelalawanPangkalan Kerinci
8Rokan HilirUjung Tanjung/Bagan Siapi-api
9Rokan HuluPasir Pengarayan
10SiakSiak Sri Indrapura
NoKotaIbukota
1DumaiDumai
2PekanbaruPekanbaru

Artikel lainnya tentang propinsi di Indonesia silahkan baca disini.

Tinggalkan Balasan