Propinsi Sulawesi Barat : Sejarah Terbentuknya

Propinsi Sulawesi Barat

Propinsi Sulawesi Barat.  Sulawesi Barat merupakan salah satu propinsi di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebelumnya merupakan bagian dari Propinsi Sulawesi Selatan. Disahkan menjadi propinsi ke-33 pada tanggal 5 Oktober 2004 sesuai UU No. 26 Tahun 2004 dan beribukota di Mamuju.

Pembentukan Sulbar menjadi sebuah propinsi tidak lepas dari semangat Allamungan Batu di Luyo yang mengikat Mandar dalam perserikatan Pitu Ba’bana Binanga dan Pitu Ulunna Salu dalam sebuah muktamar yang melahirkan “Sipamandar” (saling memperkuat) untuk bekerja sama dalam membangun Mandar.

Tuntutan memisahkan diri dari Sulawesi Selatan sebenarnya sudah dimulai sebelum Indonesia Merdeka, karena merupakan wilayah Eks Afdeling Mandar. Baru setelah era reformasi dan disahkannya Undang Undang Nomor 22 Tahun 1999, perjuangan masyarakat di tiga kabupaten digelorakan kembali untuk menjadi sebuah propinsi.  Tiga kabupaten tersebut adalah Polewali Mamasa, Majene, dan Mamuju.

Propinsi Sulawesi Barat

Sejak tahun 2005, Majene, Mamuju dan Polewali Mamasa resmi menjadi bagian dari Propinsi Sulawesi Barat, dengan ibukota Mamuju. Selanjutnya, Kabupaten Polewali Mamasa dimekarkan menjadi dua kabupaten, yaitu Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Mamasa.

Sejak menjadi bagian dari Propinsi Sulawesi Selatan, daerah ini terisolir dan terlupakan.  Hal ini disebabkan antara lain, jarak yang cukup jauh dari Makassar, kondisi geografis bergunung gunung dengan sarana prasarana jalan yang buruk, mayoritas penduduk yang egaliter.

Sampai dengan tahun 2015, Wilayah Propinsi Sulawesi Barat meliputi 6 (enam) Kabupaten/kota yaitu : Kabupaten Mamuju Tengah, Kabupatan Mamuju, Kabupaten Majene, Kabupaten Pasang Kayu, Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Mamasa. Terdiri dari 69 Kecamatan, 71 Kelurahan dan 576 desa.  Luas wilayah 16.796,19 km2. Suku-suku yang ada di propinsi ini terdiri dari Suku Mandar (49,15%), Toraja (13,95%), Bugis (10,79%), Jawa (5,38%), Makassar (1,59%) dan suku lainnya (19,15%).

Baca juga: Propinsi Maluku

Berada pada jalur segitiga Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Kalimantan Timur. Adapun batas-batas wilayah sebagai berikut :

– Sebelah Utara : Berbatasan dengan Sulawesi Tengah.
– Sebelah Timur : Berbatasan dengan Sulawesi Selatan.
– Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Sulawesi Selatan.
– Sebelah Barat : Berbatasan dengan Selat Makassar dan Kalimantan Timur.

Tinggalkan Balasan