Propinsi Sulawesi Selatan : Sejarah Terbentuknya

Propinsi Sulawesi selatan

Propinsi Sulawesi Selatan.  Sulawesi Selatan merupakan salah satu propinsi di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebelum kemerdekaan, Sulawesi Selatan merupakan sejumlah kerajaan yang berdiri sendiri dan didiami empat etnis: Bugis, Makassar, Mandar dan Toraja.

Tiga kerajaan besar yang sangat berpengaruh di Sulawesi adalah kerajaan Luwu, Gowa dan Bone, yang mencapai masa kejayaan pada abad ke XVI dan XVII.  Ketiga kerajaan tersebut melakukan hubungan dagang dan persahabatan dengan bangsa Eropa, India, Cina, Melayu dan Arab.

Sejarah daerah Sulawesi Selatan terpenting dimulai pada awal abad ke 14 dengan adanya pemerintahan Kerajaan Luwu (sebelumnya bernama Kerajaan Ussu’), kemudian dilanjutkan dengan Kerajaan-kerajaan lainnya di Sulawesi Selatan. Perlawanan Sulawesi Selatan yang dimotori oleh Kerajaan Gowa dalam melawan monopoli perdagangan oleh Belanda diawali dalam bentuk peperangan pada tahun 1666.

Propinsi Sulawesi Selatan

Setelah kemerdekaan RI, Sulawesi Selatan menjadi Propinsi Administratif dari Sulawesi sesuai UU Nomor 21 Tahun 1950.  Selanjutnya tahun 1960 menjadi daerah otonom Sulawesi Selatan dan Tenggara berdasarkan UU Nomor 47 Tahun 1960. Dan berdasarkan UU Nomer 13 Tahun 1964, Sulawesi Selatan menjadi daerah otonom terpisah dari Sulawesi Selatan dan Tenggara.

Selanjutnya diadakan penyempurnaan dengan diterbitkannya UU No. 5 Tahun 1974 tentang pokok-pokok pemerintahan di daerah yang menggabungkan wilayah administratif daerah-daerah otonom dalam satu penyebutan yaitu Daerah Tingkat II atau Kotamdya dan Propinsi Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan

Propinsi daerah Tingkat I Sulawesi Selatan terbagi dalam 23 Kabupaten/Kotamadya serta 2 (dua) Kota Administratif yakni Palopo di Kabupaten Luwu dan Watampone di kabupaten Bone.  Kemudian pada tahun 1971, melalui PP Nomor 51 tahun 1971 Lembaran negara Republik Indonesia Nomor 65 tahun 1971 ditetapkan nama ibukota Propinsi Sulawesi Selatan dari Makassar menjadi Ujung Pandang.

Baca juga: Propinsi Maluku

Adapun nama-nama Gubernur di propinsi ini terbagi menjadi 3, yaitu Periode Gubernur Sulawesi, Gubernur Sulawesi Selatan dan Tenggara dan Gubernur Sulawesi Selatan.  Susunanannya adalah sebagai berikut:

I. Gubernur Sulawesi

1945-1949DR. G. S.S.J. Ratulangi
1950-1951B. W. Lapian
1951-1953R. Sudiro
1953A. Burhanuddin
1953-1956Lanto Dg. Pasewang
1956-1959A. Pangerang Pettarani

 

II Gubernur Sulawesi Selatan dan Tenggara

1959-1960A. Pangerang Pettarani
1960-1966A. A. Rivai.

 

III Gubernur Sulawesi Selatan

1966-1978Ahmad Lamo (Dua periode)
1978-1983Andi Oddang
1983-1993A. Amiruddin (Dua periode)
1993-2003H. Z. B. Palaguna (Dua periode)
2003-2008H. M. Amin Syam
2008Ahmad Tanribali Lamo Pejabat Gubernur Sementara
2008-2018Syahrul Yasin Limpo (dua periode)
2018Soni Sumarsono Pejabat Gubernur Sementara

 

Tinggalkan Balasan