Propinsi Sumatera Utara : Sejarah Terbentuknya

Propinsi Sumatera Utara

Propinsi Sumatera Utara adalah salah satu propinsi di Indonesia yang sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda. Propinsi ini bernama Gouvernement van Sumatra dengan wilayah meliputi seluruh Pulau Sumatera dengan Ibukota Medan dan dipimpin oleh Seorang Gubernur.

North Sumatra Province is one of the provinces in Indonesia that has existed since the Dutch colonial era. The province is named Gouvernement van Sumatra with the territory covering all of Sumatra Island with the Capital of Medan and led by a Governor.

Propinsi Sumatera Utara merupakan gabungan dari tiga wilayah administratif atau disebut keresidenan, terdiri dari Keresidenan Sumatera Timur, Keresidenan Aceh & Keresidenan Tapanuli. Namun, melalui sidang Komite Nasional Daerah (KND) setelah Indonesia merdeka, Propinsi Sumatera Utara dipecah menjadi tiga sub propinsi, yaitu Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Sumatera Tengah.

North Sumatra Province is a combination of three administrative districts or residents, consisting of the Residency of East Sumatra, Residency of Aceh & Residency of Tapanuli. However, through the session of the National Committee of the Region (KND) after the independence of Indonesia, the Province of North Sumatra was split into three sub-provinces, namely North Sumatra, South Sumatra and Central Sumatra.

PROPINSI SUMATERA UTARA

NORTH SUMATERA PROVINCE

Selanjutnya, setelah dibagi menjadi tiga sub propinsi, akhirnya Pulau Sumatera dikukuhkan menjadi tiga propinsi. Masing-masing propinsi berhak mengatur rumah tangganya sendiri, yaitu Propinsi Sumatera Utara, Propinsi Sumatera Selatan dan Propinsi Sumatera Tengah.

Furthermore, after being divided into three sub-provinces, the island of Sumatra was finally confirmed into three provinces. Each province is entitled to manage its own household, namely the Province of North Sumatra, South Sumatra Province and Central Sumatra Province.

Pengukuhan menjadi tiga propinsi tersebut ditetapkan melalui Undang-Undang Republik Indonesia No. 10 Tahun 1948, tanggal 15 April 1948. Dan tanggal tersebut akhirnya ditetapkan sebagai hari terbentuknya Propinsi Sumatera Utara.

Inauguration into these three provinces was established through the Law of the Republic of Indonesia no. 10 of 1948, dated 15 April 1948. And the date was finally established as the day of the formation of North Sumatra Province.

PROPINSI SUMATERA UTARA

NORTH SUMATERA PROVINCE

Propinsi Sumatera Utara tak berlangsung lama, karena awal tahun 1949 diberlakukan reorganisasi. Melalui Keputusan Pemerintah Darurat R.I. Nomor 22/Pem/PDRI, tanggal 17 Mei 1949, jabatan Gubernur Sumatera Utara ditiadakan. Justru pemerintah membentuk Propinsi Tapanuli/Sumatera Timur dan Propinsi Aceh melalui ketetapan Pemerintah Darurat RI, tanggal 17 Desember 1949. Itu pun tak berlangsung lama, karena Propinsi Sumatra dibentuk kembali dan mencabut keputusan sebelumnya, melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 5 Tahun 1950 tertanggal 14 Agustus 1950.

The province of North Sumatra did not last long, because early in 1949 enacted reorganization. Through Emergency Government Decree R.I. Number 22 / Pem / PDRI, dated May 17, 1949, the post of Governor of North Sumatra was abolished. In fact, the government established the Province of Tapanuli / East Sumatra and the Province of Aceh through the provisions of the Emergency Government of Indonesia, dated December 17, 1949. That did not last long, because the province of Sumatra was re-established and revoked the previous decision, through Government Regulation in Lieu of Law. 5 of 1950 dated August 14, 1950.

Pada akhirnya, melalui Undang-Undang R.I. No. 24 Tahun 1956 tertanggal 7 Desember 1956, dibentuk Daerah Otonom Provinsi Aceh, sehingga wilayah Propinsi Sumatra Utara sebagian menjadi wilayah Propinsi Aceh.

In the end, through the R.I. No. 24 of 1956 dated December 7, 1956, formed the Autonomous Region of Aceh Province, so that the region of North Sumatra Province partly become the province of Aceh.

Artikel lainnya mengenai sejarah terbentuknya propinsi-propinsi di Indonesia silahkan baca disini. Dan lebih lengkapnya disini. Terjemahan menggunakan Google Translate.

Tinggalkan Balasan