Provinsi Kepulauan Bangka Belitung : Sejarah Terbentuknya

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.  Kepulauan Bangka Belitung merupakan salah satu provinsi dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kepulauan Bangka Belitung merupakan hasil pemekaran dari provinsi Sumatera Selatan. Ditetapkan sebagai provinsi berdasarkan UU Nomor 27 Tahun 2000 dengan ibukota Pangkalpinang dan merupakan provinsi ke-31 di NKRI. Pemerintahan provinsi ini disahkan pada tanggal 9 Februari 2001, setelah dilantiknya Pj. Gubernur yakni H. Amur Muchasim, SH (mantan Sekjen Depdagri) yang menandai dimulainya aktivitas roda pemerintahan provinsi.

Disamping pulau-pulau kecil, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung didominasi oleh dua pulau besar yaitu Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Pulau Bangka dan Pulau Belitung merupakan daerah taklukan dari Kerajaan Sriwijaya, Majapahit dan Mataram. Setelah itu, Bangka Belitung menjadi daerah jajahan Inggris dan Belanda. Menjadi jajahan Belanda dimulai sejak tanggal 10 Desember 1816.

Baca juga: Sejerah Terbentuknya Propinsi Aceh

Pada masa penjajahan Belanda, terjadi perlawanan yang dilakukan oleh Depati Barin. Kemudian dilanjutkan oleh puteranya yang bernama Depati Amir. Perlawanan Depati Amir berhenti karena beliau diasingkan oleh Belanda ke Kupang, Nusa Tenggara Timur. Pada masa penjajahan Belanda, banyak kekayaan pulau ini yang diambil dan dibawa ke Kerajaan Belanda.

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Bangka Belitung dikenal sebagai daerah penghasil timah, memiliki pantai yang indah dan kerukunan antar etnis. Kerukunan antar etnis ditandai dengan banyaknya agama yang ada disana, yaitu Islam 88.71%, Buddha 4.49%, Kristen 3.37% (Kristen Protestan 2.06% dan Katolik 1.31%), Konghucu 3.30%, Aliran Kepercayaan 0.11% dan Hindu 0.01% (berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2015).

Kepulauan Bangka Belitung dengan luas wilayah 16.424,06 KM2 didiami bermacam-macam suku, antara lain Suku Melayu (suku bangsa asli), Jawa, Sunda , Bugis, Banten, Banjar, Madura, Palembang, Minang, Aceh, Flores,Maluku, Manado dan Cina(30%).

Selat Bangka memisahkan Pulau Sumatera dan Pulau Bangka, sedangkan Selat Gaspar memisahkan Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Di bagian utara provinsi ini terdapat Laut Cina Selatan, bagian selatan adalah Laut Jawa dan Pulau Kalimantan di bagian timur yang dipisahkan dari Pulau Belitung oleh Selat Karimata.

Selengkapnya………..

Tinggalkan Balasan