Provinsi Nusa Tenggara Barat : Sejarah Terbentuknya

Provinsi Nusa Tenggara Barat

Provinsi Nusa Tenggara Barat. Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan salah satu provinsi di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pada awal kemerdekaan Indonesia, wilayah ini termasuk dalam wilayah Provinsi Sunda Kecil yang beribukota di Singaraja. Kemudian, wilayah Provinsi Sunda Kecil dibagi menjadi 3 provinsi: Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Saat ini nama “Nusa Tenggara” digunakan oleh dua daerah administratif, yaitu Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Sesuai dengan namanya, provinsi ini meliputi bagian barat Kepulauan Nusa Tenggara. Dua pulau terbesar di provinsi ini adalah Lombok yang terletak di barat dan Sumbawa yang terletak di timur. Ibu kota provinsi ini adalah Kota Mataram yang berada di Pulau Lombok.

Baca juga: Sejarah Terbentuknya Propinsi Sulteng

Menurut sejarah, terdapat kerajaan Laeq yang merupakan kerajaan tertua di Lombok, namun sejarah yang lain mengatakan bahwa kerajaan tertua di Lombok adalah Kerajaan Suwung yang didirikan dan diperintah oleh Raja Batara Indra.  Setelah Kerajaan Suwung barulah muncul Kerajaan Lombok.

Provinsi Nusa Tenggara Barat

Selanjutnya Kerajaan Lombok inilah, melalui Sunan Prapen (putra Sunan Giri) menjadikan Lombok sebagai basis islamisasi. Setelah berhasil, Sunan Prapen melanjutkan misinya ke Pulau Sumbawa. Di Pulau Sumbawa pun, Sunan Prapen berhasil menyebarkan Islam.

Bulan Juni 1618, Kerajaan Gowa mempersatukan kerajaan-kerajaan yang ada di Sumbawa Barat. Tahun 1633, Kerajaan Gowa menaklukan Bima, Tambora Sanggar dan Dompu. Dilanjutkan tahun 1640 mengalahkan Kerajaan Selaparang. Keseluruhan penaklukan yang dilakukan adalah melalui jalan damai, yaitu dengan cara kultural dan spiritual dengan perkawinan antar keluarga raja.

Sultan Hasanuddin selaku penguasa Gowa saat itu berhasil ditaklukkan oleh VOC melalui perjanjian Pongaya pada 16 November 1667, yang berakibat pada mundurnya Gowa dari kerajaan-kerajaan yang berada dibawah kekuasaannya.

Setelah kemerdekaan Republik Indonesia diproklamirkan pada 17 Agustus 1945, banyak dinamika yang terjadi dalam pemerintahan provinsi NTB. Melalui upaya yang panjang, akhirnya sesuai UU Nomor 64 Tahun 1958 Tanggal 14 Agustus 1958, Provinsi Nusa Tenggara Barat resmi berdiri menjadi bagian dari Provinsi di Indonesia, dengan gubernur pertamanya yaitu AR. Moh. Ruslan Djakraningrat.

Nusa Tenggara Barat terdiri dari Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Memiliki luas wilayah 20.153,15 km2. Terletak antara 115° 46′ – 119° 5′ Bujur Timur dan 8° 10′ – 9 °g 5′ Lintang Selatan. Selong merupakan kota yang mempunyai ketinggian paling tinggi, yaitu 148 m dari permukaan laut, sementara Raba terendah dengan 13 m dari permukaan laut. Dari tujuh gunung yang ada di Pulau Lombok, Gunung Rinjani merupakan gunung tertinggi dengan ketinggian 3.775 m, sedangkan Gunung Tambora merupakan gunung tertinggi di Sumbawa dengan ketinggian 2.851 m (sumber : Wikipedia).

Tinggalkan Balasan